Minggu, 27 Januari 2013

Sifat Termal Isolator

Sifat-sifat thermal yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan isolator adalah:
  1. Titik lebur, sebaiknya dicari bahan yang titik leburnya tinggi supaya tidak mudah leleh.
  2. Angka pemuaian panas, dicari bahan yang paling kecil angka pemuaiannya.
  3. Thermal Konduktivity, hal ini disesuaikan dengan penggunaannya. Jika dikehendaki bahan harus mendistribusikan panas maka bahan yang hantaran panasnya tinggi harus dipilih. Namun biasanya untuk isolator memiliki hantaran panas rendah.
  4. Tidak mudah terbakar/menyala, harus dicari bahan yang tidak mudah terbakar, jika terbakar maka harus tahan terhadap keretakan.
  5. Tidak lembek.
  6. Tahan terhadap panas.
Tabel. Klasifikasi Bahan Isolasi



Kelas
Bahan
Suhu Kerja Maksimum
Y
Katun, sutera alam, wolsintetis, rayon, serat, poliamid, kertas, prespan, kayu, poliakrilat, polietilen, polvinil, karet.
90°C
A
Bahan kelas Y yang diimpregnasi dengan vernis, aspal, minyal trafo dan email yang dicampur dengan vernis dan poliamid
105°C
E
Email kawat yang terbuat dan polivinil formal, poll urethane dan dammar, bubuk plastic, bahan selulosa pengisi pertinaks, tekstolit, triasetat, polietilen terestalat
120°C
B
Bahan Anorganik (mika, fiberglas, asbes) bakelit, poli monochloro tri flour etilen, polietilen teretaflat, polikarbon, sirlak.
130°C
F
Bahan-bahan anorganik yang diimpregnasi atau direkat dengan epoksi, poliurethan, atau vernis dengan ketahanan panas yang tinggi
155°C
H
Mika, fiberglas, asbes yang diimpregnasi dengan silicon tanpa campuran bahan berserat, karet silicon, email kawat poliamid munii
180°C
C
Bahan-bahan anorganik tanpa diimpregnasi atau didikat dengan subtansi organic yaitu : inika, mikanit tahan panas, mikaleks, gelas, keramik, Teflon (politetra fluoroetilen) adalah satu-satunya substansi organic.
Diatas 180°C

Untuk bahan isolasi tertentu harus tahan pada suhu yang rendah antara - 60°C hingga -70°C. Misalnya bahan isolasi yang digunakan untuk penghantar pada pesawat terbang, pegunungan dll. Umumnya bahan isolasi akan keras dan regas pada suhu rendah, sedangkan pengujian kekuatan terhadap suhu rendah dapat dilakukan dengan memberi vibrasi.


Sumber :  http://www.teknik-elektro.org/2012/05/sifat-termal-isolator.html

0 komentar:

Posting Komentar